Dalam praktik ibadah haji dan umrah, tidak sedikit perempuan yang menghadapi kondisi datangnya haid, baik sebelum maupun setelah berihram. Hal ini menimbulkan pertanyaan penting: apakah haid menghalangi sahnya ihram dan bagaimana pelaksanaan manasik selanjutnya? Dalam mazhab Syafi‘i, para ulama menegaskan …
Membagi Daging Qurban: Sunnah, Keluasan Fikih, dan Hikmah Sosial dalam Mazhab Syafi‘i
Setelah hewan qurban disembelih, pertanyaan yang sering muncul adalah: bagaimana cara membagi daging qurban yang benar? Dalam mazhab Syafi‘i, para ulama menjelaskan bahwa syariat tidak membuat pembagian yang kaku dan memberatkan. Namun mereka memberikan tuntunan yang indah agar ibadah qurban …
Qurban Patungan dalam Mazhab Syafi‘i: Bolehkah Berbagi Satu Hewan untuk Banyak Orang?
Dalam praktik ibadah qurban, sering muncul pertanyaan: apakah satu hewan qurban boleh diniatkan untuk beberapa orang sekaligus? Dalam mazhab Syafi‘i, pembahasan tentang qurban patungan (isytirok fi al-uḍḥiyah) telah dijelaskan secara rinci dalam kitab-kitab fiqih, khususnya terkait hewan besar seperti sapi …
Anjuran Memperbanyak Hewan Qurban
Ibadah kurban merupakan salah satu syiar agung dalam Islam dan termasuk sunnah yang sangat dianjurkan (sunnah muakkadah) menurut pendapat yang kuat. Ibadah ini bukan sekadar ritual penyembelihan, tetapi juga bentuk ketaatan, pengorbanan, dan pendekatan diri kepada Allah تعالى. Hal ini …
Hukum Mengakhirkan Mandi Wajib
Pertanyaan: Apakah boleh seseorang menunda mandi junub, tidak langsung mandi setelah berhadats besar, lalu mandi menjelang waktu shalat fardhu? Jawabannya, dalam mazhab Syafi‘i boleh menunda mandi junub, selama belum masuk waktu shalat atau belum hendak melakukan ibadah yang mensyaratkan suci …
Pembatal Wudhu ke-3: Hilangnya Akal
Selain keluarnya sesuatu dari dua jalan dan tidur, hilangnya akal juga termasuk salah satu perkara yang membatalkan wudhu. Pembahasan ini memiliki kedudukan penting dalam fikih thaharah, karena berkaitan langsung dengan kesadaran seseorang sebagai syarat dasar dalam menjaga kesucian diri. Dasar …
Pembatal Wudhu Pertama: Sesuatu yang Keluar dari Kemaluan
Wudhu merupakan salah satu syarat sah dalam pelaksanaan ibadah, khususnya shalat. Oleh karena itu, memahami hal-hal yang membatalkan wudhu menjadi perkara mendasar bagi setiap Muslim. Dengan pemahaman yang tepat, seseorang dapat menjaga kesucian dirinya sesuai dengan tuntunan syariat.Salah satu pembatal …
Masih Punya Hutang Puasa? Ini Panduan Qadha Ramadan Mazhab Syafi’i yang Benar
Setelah Ramadan berlalu, masih ada sebagian dari kita yang membawa “amanah” yang belum selesai: hutang puasa. Bisa karena sakit, safar, haid, atau uzur lainnya. Syawal menjadi waktu yang sangat tepat untuk menyempurnakan ibadah tersebut, sebelum waktu semakin sempit dan hati …
Bolehkah Berpuasa Setelah Nisfu Sya’ban?
Memasuki pertengahan bulan Sya’ban, tak jarang kita mendengar anggapan bahwa puasa setelah tanggal 15 Sya’ban (Nisfu Sya’ban) tidak diperbolehkan. Demi kehati-hatian, banyak juga kita jumpai orang yang enggan berpuasa di separuh kedua bulan Sya’ban karena khawatir melanggar syariat. Pandangan tersebut …
Keistimewaan Mazhab Syafi’i (2)
Pada tulisan sebelumnya telah dibahas beberapa keistimewaan Mazhab Syafi’i, di antaranya adalah keteguhan dalam berpegang pada dalil, perhatian besar terhadap metode penetapan hukum dan ushul fiqih, sikap moderat antara Ahlur Ra’yi dan Ahlul Hadits, serta banyaknya ulama besar yang berperan …
