Walaupun Terkadang Sepi

قال سفيانُ بنُ عُيَيْنَةَ رحمه الله:

اسْلُكُوا سُبُلَ الْحَقِّ وَلَا تَسْتَوْحِشُوا مِنْ قِلَّةِ أَهْلِهَا

Sufyan bin ‘Uyainah رحمه الله berkata:

“Tempuhlah jalan kebenaran, dan jangan merasa gentar karena sedikitnya orang yang menempuhnya.”

PENJELASAN

Sufyan bin ‘Uyainah رحمه الله adalah ulama besar yang dikenal dengan keteguhan dalam memegang kebenaran. Nasihatnya singkat, namun menanamkan keberanian dalam hati agar tidak mudah goyah oleh keadaan.

Sering kali manusia merasa tenang ketika bersama banyak orang, dan merasa ragu ketika berjalan sendirian. Padahal kebenaran tidak selalu diikuti oleh banyak orang. Bahkan tidak jarang, jalan yang lurus justru tampak sepi.

Beliau mengingatkan agar tetap menempuh jalan kebenaran. Yang dimaksud kebenaran adalah apa yang bersumber dari Al-Qur’an dan Sunnah Nabi ﷺ. Inilah tolok ukur yang tidak berubah, tidak mengikuti zaman, dan tidak tunduk pada opini manusia.

Allah berfirman:

وَإِن تُطِعْ أَكْثَرَ مَن فِي الْأَرْضِ يُضِلُّوكَ عَن سَبِيلِ اللَّهِ
“Jika engkau mengikuti kebanyakan manusia di bumi, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah.”
(QS. Al-An’am: 116)

Ayat ini menegaskan bahwa banyaknya pengikut bukan jaminan kebenaran. Karena itu, pemikiran yang menyimpang atau aliran yang tidak sesuai dengan Al-Qur’an dan Sunnah, meskipun tampak menarik dan diikuti banyak orang, tetap bukan kebenaran.

Rasulullah ﷺ juga bersabda:

بَدَأَ الْإِسْلَامُ غَرِيبًا، وَسَيَعُودُ غَرِيبًا
“Islam datang dalam keadaan asing, dan akan kembali asing.”
(HR. Muslim)

Maka merasa “berbeda” bukanlah sesuatu yang harus ditakuti, selama seseorang berada di atas kebenaran. Justru itu bisa menjadi tanda bahwa ia sedang menjaga jalan yang lurus.

Nasihat ini menguatkan hati agar tidak mudah terpengaruh oleh tren, opini, atau tekanan lingkungan. Karena kebenaran bukan tentang siapa yang paling banyak, tetapi siapa yang paling sesuai dengan petunjuk Allah dan Rasul-Nya.

Coba renungkan. Apakah selama ini kita lebih mengikuti kebenaran, atau mengikuti kebiasaan orang banyak. Apakah kita berani tetap lurus ketika lingkungan tidak mendukung.

Mulailah dari hal sederhana. Pegang prinsip yang jelas dari Al-Qur’an dan Sunnah. Jangan mudah goyah hanya karena merasa sendirian. Perkuat ilmu, perbaiki akhlak, dan tetap rendah hati.

Karena pada akhirnya, yang akan menyelamatkan bukan banyaknya teman di jalan itu, tetapi kebenaran jalan yang kita tempuh.

📚 Hilyah Al-Auliya (7/306)
✒️ Madarif Institute
🎥 Youtube: Madarif Institute
📸 Instagram: @madarifinstitute
🌐 Web: madarifinstitute.org

Dukung dakwah dan karya Madarif Institute:
BSI 7314673349 a.n YYS MADARIF INSPIRASI INDONESIA