قال عبدُ اللهِ بنُ مسعودٍ رضي الله عنه:
وَيْلٌ لِمَنْ لَا يَعْلَمُ، وَلَوْ شَاءَ اللَّهُ لَعَلَّمَهُ، وَوَيْلٌ لِمَنْ يَعْلَمُ ثُمَّ لَا يَعْمَلُ.
Abdullah bin Mas‘ud رضي الله عنه berkata:
“Celaka bagi orang yang tidak berilmu, padahal jika Allah menghendaki, Dia bisa memberinya ilmu. Dan celaka pula bagi orang yang sudah berilmu, namun tidak mengamalkannya.”
PENJELASAN
Ucapan Abdullah bin Mas‘ud رضي الله عنه ini menyoroti dua keadaan yang sama-sama berbahaya dalam hidup seorang hamba: tidak mau mencari ilmu, dan tidak mau mengamalkan ilmu.
Bagian pertama bukan sekadar tentang orang yang belum tahu, tetapi tentang sikap meremehkan ilmu. Seakan-akan ia tidak butuh belajar, padahal Allah telah membuka banyak jalan untuk mendapatkannya. Di sinilah letak celaannya, bukan pada ketidaktahuan itu sendiri, tetapi pada sikap tidak peduli terhadap kebenaran.
Namun bagian kedua lebih berat lagi. Seseorang sudah mengetahui mana yang benar, mana yang salah, tetapi ia tidak mengamalkannya. Ilmu yang seharusnya menjadi cahaya justru berubah menjadi beban. Ia tahu kewajiban, tetapi menunda. Ia tahu larangan, tetapi tetap melanggar. Inilah yang paling dikhawatirkan, karena ilmunya tidak membawanya mendekat, justru bisa menjadi hujjah yang memberatkannya.
Nasihat ini mengajarkan keseimbangan. Ilmu harus dicari dengan sungguh-sungguh, dan setelah didapat, harus diamalkan. Keduanya tidak boleh dipisahkan. Tanpa ilmu, seseorang berjalan tanpa arah. Tanpa amal, ilmu kehilangan makna.
Pada akhirnya, keselamatan ada pada orang yang terus belajar dan berusaha mengamalkan apa yang ia ketahui, meskipun sedikit. Karena yang Allah lihat bukan banyaknya yang diketahui, tetapi sejauh mana ilmu itu hidup dalam perbuatan.
📚 Tahdzib Hilyatul Awliyaa
✒️ Madarif Institute
🎥 Youtube: Madarif Institute
📸 Instagram: @madarifinstitute
🌐 Web: madarifinstitute.org
Dukung dakwah dan karya Madarif Institute:
BSI 7314673349 a.n YYS MADARIF INSPIRASI INDONESIA
