Pertanyaan :
Assalamu’alaikum Pak Ustadz.
Dengan Bu Putri, saya ingin bertanya mengenai sujud sajdah atau sujud tilawah, baik ketika shalat berjamaah maupun ketika membaca Al-Qur’an di luar shalat. Mohon penjelasannya. Terima kasih.
Jawaban :
Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh.
Bismillah.
Sujud tilawah adalah amalan sunnah yang dilakukan oleh orang yang membaca atau mendengar ayat sajdah di dalam Al-Qur’an. Jumlah ayat sajdah di dalam Al-Qur’an ada 14 tempat.
Sujud Tilawah dalam Shalat Berjamaah
- Makmum disunnahkan sujud apabila imam membaca ayat sajdah dan imam juga melakukan sujud tilawah.
- Jika imam tidak sujud, maka makmum tidak boleh sujud, karena hal tersebut dapat membatalkan shalatnya.
- Jika seseorang mendengar ayat sajdah dari selain imam ketika ia sedang shalat, maka tidak diperbolehkan baginya untuk sujud tilawah.
Sujud Tilawah di Luar Shalat
- Jika seseorang membaca Al-Qur’an dan melewati ayat sajdah, ia disunnahkan melakukan sujud tilawah, begitu pula yang mendengarnya.
- Jika dalam satu kesempatan seseorang melewati ayat sajdah lebih dari sekali, ia tetap disunnahkan untuk sujud setiap kali melewati ayat tersebut.
- Namun, jika waktu telah berlalu cukup lama—sekitar lama shalat dua rakaat ringan—maka kesempatan sujud tilawah dianggap terlewat.
Tata Cara Sujud Tilawah
Sujud tilawah dilakukan sekali sujud.
Syarat-syaratnya sama seperti shalat: suci dari hadas dan najis, menutup aurat, dan menghadap kiblat.
Jika dilakukan di dalam shalat:
- Setelah mendengar atau membaca ayat sajdah, lakukan sujud tilawah seperti sujud biasa, lalu bangkit dan melanjutkan shalat.
Fardhu sujud tilawah jika dilakukan di luar shalat :
- Takbiratul ihram dengan niat sujud tilawah.
- Bersujud.
- Duduk kembali setelah sujud.
- Salam, tanpa tasyahhud.
Boleh dilakukan sambil duduk bagi yang tidak mampu berdiri; dan tidak diwajibkan takbir dalam posisi berdiri.
Sunnah-Sunnah Sujud Tilawah
- Mengangkat tangan ketika takbiratul ihram.
- Membaca takbir saat hendak sujud dan bangkit dari sujud.
- Membaca tasbih saat sujud.
- Berdoa.
Doa Sujud Tilawah
Doa utama:
سَجَدَ وَجْهِي لِلَّذِي خَلَقَهُ وَصَوَّرَهُ، وَشَقَّ سَمْعَهُ وَبَصَرَهُ، بِحَوْلِهِ وَقُوَّتِهِ، فَتَبَارَكَ اللهُ أَحْسَنُ الخَالِقِيْنَ
Artinya: “Wajahku bersujud kepada Zat yang menciptakannya, membentuknya, serta membuka pendengaran dan penglihatannya dengan daya dan kekuatan-Nya. Mahasuci Allah, sebaik-baik Pencipta.”
Doa tambahan:
اللَّهُمَّ اكْتُبْ لِي بِهَا عِنْدَكَ أَجْرًا، وَاجْعَلْهَا لِي عِنْدَكَ ذُخْرًا، وَضَعْ عَنِّي بِهَا وِزْرًا، وَاقْبَلْهَا مِنِّي، كَمَا قَبِلْتَهَا مِنْ عَبْدِكَ دَاوُدَ
Artinya: “Ya Allah, catatkanlah bagiku pahala karena sujud ini. Jadikanlah sujud ini sebagai simpanan bagiku di sisi-Mu. Hapuskanlah dosaku karenanya. Terimalah sujud ini dariku sebagaimana Engkau menerimanya dari hamba-Mu, Dawud as.”
Wallāhu a’lam bishawāb
✒️ Madarif Institute
Untuk mendukung dakwah Madarif Institute silahkan berikan infaq terbaik melalui rekening: 7314673349 (BSI) a.n YYS MADARIF INSPIRASI INDONESIA
🎥 Youtube: Madarif Institute
📷 Instagram: @madarifinstitute
🌐 Web: madarifinstitute.org
