Trump Bela Israel, Hamas Tegaskan Komitmen Damai di Tengah Serangan Penjajah

29 0ktober 2025 – Ketegangan di Jalur Gaza kembali meningkat setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyampaikan pernyataan yang dianggap memihak Israel dan memperkeruh suasana. Dalam laporan Reuters, Trump menegaskan bahwa Israel memiliki hak untuk membalas serangan, seraya memperingatkan Gerakan Perlawanan Islam (Hamas) bahwa mereka akan “dihapuskan” bila tidak bertindak sesuai harapan.

Trump juga menampik kemungkinan runtuhnya gencatan senjata yang difasilitasi Amerika Serikat, meskipun serangan udara Israel dalam beberapa hari terakhir telah menewaskan sedikitnya 41 warga Palestina dan melukai puluhan lainnya. “Mereka membunuh seorang tentara Israel, maka Israel pun membalas. Dan memang seharusnya mereka membalas,” ujarnya.

Sementara itu, Brigade Al-Qassam, sayap militer Hamas, mengumumkan keberhasilan mereka menemukan dua jenazah tawanan Israel yang tertimbun reruntuhan di Gaza. Operasi pencarian dilakukan dengan peralatan sederhana di tengah ancaman serangan udara Israel yang masih berlangsung. Al-Qassam menyebut upaya itu sebagai bukti nyata komitmen mereka terhadap gencatan senjata dan kemanusiaan.

Namun, situasi berubah ketika pasukan pendudukan Israel kembali melanggar kesepakatan gencatan senjata pada Selasa malam. Serangan yang menyasar pemukiman warga dan fasilitas umum menewaskan 20 warga sipil Palestina. Hamas menegaskan bahwa serangan tersebut telah menghambat proses pencarian dan evakuasi jenazah, termasuk milik tentara Israel yang masih tertimbun.

Melalui pernyataannya, Hamas membantah keterlibatan mereka dalam insiden penembakan di Rafah yang dijadikan alasan oleh Israel untuk kembali menggempur Gaza. Hamas menilai tindakan itu sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap kesepakatan gencatan senjata yang ditandatangani di Sharm El-Sheikh di bawah mediasi Presiden Trump sendiri.

Gerakan itu juga menegaskan bahwa Israel sengaja menggagalkan upaya perdamaian melalui serangkaian pelanggaran dan blokade terhadap Jalur Gaza. Hamas menyerukan kepada para mediator internasional untuk menekan Israel agar menghentikan eskalasi dan mematuhi seluruh ketentuan kesepakatan gencatan senjata, demi menghentikan siklus kekerasan yang terus menelan korban sipil.

✒️ Madarif Institute. – Al Jazeera, Palestine Information Center, Eye on Palestine.
🎥 Youtube: Madarif Institute
📸 Instagram: @madarifinstitute
🌐 Web: madarifinstitute.org

Dukung dakwah dan karya Madarif Institute:
BSI 7314673349 a.n YYS MADARIF INSPIRASI INDONESIA