01 Oktober 2025
Misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla yang membawa lebih dari 500 aktivis dari 45 negara kini berada di bawah ancaman nyata. Armada yang terdiri lebih dari 40 kapal sipil ini berlayar menuju Gaza untuk menembus blokade Israel yang telah berlangsung lebih dari 17 tahun.
Namun, ketegangan meningkat setelah Italia mengumumkan akan menghentikan pengawalan militernya begitu Armada Flotilla memasuki jarak 150 mil laut dari pantai Gaza. Pemerintah Italia juga menawarkan agar bantuan kemanusiaan diturunkan di pelabuhan Siprus, sebuah opsi yang langsung ditolak para aktivis. Dalam pernyataan resmi, mereka menegaskan: “Apa yang dilakukan Italia bukanlah perlindungan, melainkan sabotase. Mereka bertindak sebagai alat Israel, bukan pelindung relawan.”
Situasi di laut semakin genting. Relawan melaporkan munculnya kapal-kapal asing tanpa lampu yang mendekati armada, diikuti lebih dari 20 drone yang terbang di atas kapal relawan. Para aktivis menduga kuat hal itu merupakan bagian dari persiapan serangan Israel. Seorang juru bicara flotilla dari Italia, Maria Elena Delia, mengatakan: “Israel mungkin menyerang malam ini, semua tanda ke arah itu sudah jelas. Tapi kami siap menghadapi risiko.”
Dukungan internasional terus menguat. Presiden Kolombia, Gustavo Petro, menegaskan bahwa setiap serangan terhadap misi sipil ini akan menjadi kejahatan terhadap kemanusiaan. Lebih dari 140 seniman, penulis, dan jurnalis di Eropa juga mendesak pemerintah mereka untuk memberikan perlindungan diplomatik bagi para relawan flotilla.
Misi ini berlangsung di tengah krisis kemanusiaan akut di Gaza. PBB menyatakan wilayah tersebut telah memasuki fase kelaparan sejak Israel menutup semua jalur bantuan pada Maret lalu. Hingga kini, lebih dari 66.000 warga Gaza tewas akibat serangan Israel sejak Oktober 2023.
Global Sumud Flotilla bertekad melanjutkan pelayaran. Bagi mereka, langkah ini bukan sekadar konvoi kapal, melainkan seruan global untuk menolak blokade dan menyuarakan hak hidup rakyat Palestina.
✒️ Madarif Institute – Al Jazeera Arabic, Reuters, Eye on Palestine, Global Sumud Flotilla Instagram, Markaz i’lam Filistin.
🎥 Youtube: Madarif Institute
📸 Instagram: @madarifinstitute
🌐 Web: madarifinstitute.org
Dukung dakwah dan karya Madarif Institute:
BSI 7314673349 a.n YYS MADARIF INSPIRASI INDONESIA
