Intifada, Mimpi Buruk Terbesar Israel

11 September 2025

Dalam literatur Israel, kata “intifada” sering dianggap sebagai mimpi buruk terbesar. Dua kali meletusnya intifada di Palestina telah mengubah realitas politik dan keamanan secara mendalam, sekaligus menunjukkan bahwa rakyat Palestina tidak pernah tunduk pada penjajahan.

Intifada pertama tahun 1987 lahir dari kemarahan rakyat akibat penindasan dan berujung pada perlawanan rakyat secara luas. Peristiwa ini melahirkan aktor baru, yakni Hamas, dan memaksa Israel menandatangani Perjanjian Oslo serta membentuk Otoritas Palestina. Intifada kedua tahun 2000, yang dikenal dengan Intifada al-Aqsa, berlangsung lebih militeristik. Faksi-faksi bersenjata bangkit, kerugian Israel meningkat, hingga akhirnya pada 2005 Israel menarik diri dari Gaza dan membongkar permukiman di sana—suatu tanda nyata bahwa mereka bisa dipaksa mundur.

Kini, tanda-tanda lahirnya intifada ketiga semakin jelas. Di Gaza, Israel menghadapi tuduhan internasional melakukan genosida. Di Tepi Barat, kekerasan pemukim meningkat pesat dengan dukungan penuh pemerintah, sementara ratusan ribu senjata dibagikan kepada mereka. Di Yerusalem, upaya mengubah status Masjid al-Aqsa semakin gencar.

Otoritas Palestina sendiri berada di ambang keruntuhan karena krisis politik, ekonomi, dan legitimasi. Jika runtuh, pasukan keamanan yang selama ini menjadi penahan bisa saja berpihak pada rakyat. Bersamaan dengan itu, kondisi sosial-ekonomi yang semakin memburuk, pengangguran, mahalnya harga, hingga penutupan kampus-kampus, menambah potensi ledakan kemarahan rakyat.

Israel berusaha mencegah skenario ini melalui penangkapan massal dan operasi militer, tetapi sejarah membuktikan bahwa langkah keamanan semata tidak mampu menghentikan perlawanan jika kondisi di lapangan terus menekan rakyat.

Singkatnya, kombinasi penderitaan Gaza, agresi pemukim di Tepi Barat, serta upaya Yahudisasi al-Aqsa sedang menciptakan situasi yang sulit bertahan lama tanpa sebuah letupan besar. Jika intifada ketiga benar-benar pecah, maka sejarah Palestina akan memasuki babak baru yang mengubah wajah konflik secara mendasar.

✒️ Madarif Institute – Al Jazeera Arabic.
🎥 Youtube: Madarif Institute
📸 Instagram: @madarifinstitute
🌐 Web: madarifinstitute.org

Dukung dakwah dan karya Madarif Institute:

BSI 7314673349 a.n YYS MADARIF INSPIRASI INDONESIA