29 Agustus 2025
Di tengah reruntuhan Gaza, perang tidak hanya merenggut nyawa, tetapi juga menghancurkan keluarga, meninggalkan anak-anak tanpa orang tua. Kisah mereka adalah potret luka mendalam sekaligus cahaya kecil yang lahir dari hati-hati mulia yang mau merangkul mereka.
Salah satunya adalah kisah Iyalaf, bocah tiga tahun yang selamat seorang diri dari puing rumahnya setelah keluarganya syahid akibat serangan Israel. Tidak ada nama, tidak ada keluarga, hanya wajah mungil yang penuh kebingungan. Ia kemudian dipeluk oleh Ummu Sulaim, seorang perempuan pengungsi yang bersama suaminya telah lama mendaftarkan diri untuk mengasuh anak yatim. “Dia adalah seluruh hidupku,” ungkapnya. Iyalaf kini memanggilnya dengan penuh kasih, “Mama… Baba… Tita.”
Kisah lain datang dari Samar, gadis sembilan tahun asal Khan Younis. Sejak kedua orang tuanya gugur dalam serangan di kamp Syati, Samar tinggal bersama pamannya, Abdul Hadi al-Qassas. Namun, kehilangan orang tua di usia sadar bukanlah luka yang mudah sembuh. “Ia jarang tertawa. Kadang tidur sambil menggenggam tangan istri saya, takut kehilangan lagi,” kata pamannya. Samar tetap hidup dengan mata yang menyimpan rindu tak terjawab.
Sementara itu, Ala’, lima tahun, kehilangan ibunya dalam serangan terbaru, sementara ayahnya masih terkubur di bawah reruntuhan. Kini ia berpindah dari satu rumah kerabat ke rumah lainnya. Setiap hari ia bertanya, “Ayah di mana?” Kadang ia menolak makan, kadang bersembunyi di bawah meja ketika mendengar dentuman bom. “Ia masih kecil, tapi hatinya sudah penuh duka,” kata bibinya dengan suara bergetar.
Tiga anak. Tiga kisah. Dan Gaza menyimpan ribuan cerita serupa. Meski perang berusaha mencabut segalanya, masih ada pelukan, masih ada cinta. Dari orang-orang berhati mulia yang berani memberi rumah, memberi nama, dan memberi harapan baru di atas puing-puing kehidupan yang hancur.
✒️ Madarif Institute – Al Jazeera.
🎥 Youtube: Madarif Institute
📸 Instagram: @madarifinstitute
🌐 Web: madarifinstitute.org
Dukung dakwah dan karya Madarif Institute:
BSI 7314673349 a.n YYS MADARIF INSPIRASI INDONESIA
