Baca Qur’an via HP: Boleh, Tapi Perhatikan Adab dan Godaannya!

Dalam sebuah episode Ngopi Bareng Ustaz, Ikram Afro kembali berbincang santai dengan Ustaz Arifin Nugroho. Seperti biasa, Ikram membuka acara dengan penuh semangat, menyapa para penonton dan bercanda dengan sang ustaz agar suasana tetap cair.

Pada kesempatan kali ini, Ikram menyampaikan pertanyaan dari para netizen yang penasaran tentang hukum membaca Al-Qur’an di era digital. Di zaman serba canggih ini, banyak orang menggunakan aplikasi Al-Qur’an di ponsel. Lantas, bagaimana hukumnya membaca Al-Qur’an melalui HP? Apakah sama pahalanya dengan membaca mushaf?

Baca Qur’an dari HP, Apa Sama Pahalanya?

Menanggapi pertanyaan tersebut, Ustaz Arifin menjelaskan bahwa membaca Al-Qur’an melalui HP hukumnya sama saja dengan membaca melalui mushaf. “Pahalanya bukan dari memegangnya, tapi dari membacanya,” jelas beliau.

Baik Al-Qur’an yang ditulis di atas kertas, papirus, kayu, maupun aplikasi digital, selama isinya sama, maka membaca dari mana pun tetap berpahala. Bahkan, mendengarkan bacaan Al-Qur’an juga mendatangkan pahala, baik dari HP maupun secara langsung.

Namun, Ustaz Arifin mengingatkan bahwa bagi wanita yang sedang haid, hukum membaca Al-Qur’an tetap tidak diperbolehkan, baik melalui mushaf maupun HP. Meski begitu, mendengarkan bacaan Al-Qur’an tetap boleh dilakukan.

Bolehkah Membawa HP yang Ada Aplikasi Qur’an ke Kamar Mandi?

Ikram kemudian menyinggung soal adab membawa HP yang di dalamnya terdapat aplikasi Qur’an saat masuk kamar mandi. Ustaz Arifin menegaskan bahwa HP tidak sama dengan mushaf, karena aplikasi Qur’an hanyalah bentuk penyimpanan digital. Maka, selama aplikasinya tidak dibuka atau dibaca di dalam kamar mandi, hal tersebut tidak menjadi masalah.

Yang terlarang adalah membaca atau melantunkan Al-Qur’an di tempat yang najis seperti kamar mandi. Oleh karena itu, adab tetap harus dijaga. Ustaz Arifin juga mengingatkan agar tidak sembarangan membuka pesan yang berisi ayat Al-Qur’an saat berada di kamar mandi.

Godaan Membaca Qur’an dari HP

Meskipun membaca Al-Qur’an via HP diperbolehkan, Ustaz Arifin mengingatkan ada godaan besar yang sering muncul, seperti notifikasi pesan atau keinginan untuk membuka media sosial. Akibatnya, niat membaca Qur’an bisa terganggu dan tidak fokus.

“Kalau lewat mushaf, kita bisa lebih fokus karena tidak ada gangguan notifikasi. Solusinya, matikan sinyal atau aktifkan mode pesawat saat mengaji,” ujar beliau.

Tips Agar Semangat Ngaji via HP

Ustaz Arifin memberikan beberapa tips agar generasi muda lebih semangat membaca Qur’an, meskipun menggunakan HP:

  1. Pasang target harian, misalnya satu halaman atau satu ayat.
  2. Manfaatkan waktu kosong, seperti di perjalanan atau saat menunggu buka puasa.
  3. Cari teman yang bisa saling mengingatkan dan saling setor bacaan.
  4. Mulailah dari sedikit, tetapi istiqamah.

Beliau juga mengutip sabda Rasulullah ﷺ:

“Amalan yang paling dicintai oleh Allah adalah yang terus-menerus meskipun sedikit.”
(HR. Bukhari & Muslim)

Kesimpulan

Dari obrolan santai tersebut, ada beberapa poin penting yang bisa diambil:

✅ Membaca Al-Qur’an dari HP hukumnya boleh dan tetap mendapat pahala.
✅ Mendengarkan bacaan Al-Qur’an juga berpahala, bahkan boleh dilakukan saat haid.
✅ Jangan membuka atau membaca Qur’an di HP ketika berada di kamar mandi.
✅ Matikan notifikasi agar tidak terganggu saat membaca Qur’an di HP.

Ustaz Arifin menutup dengan pesan penting: “Jangan sampai Qur’an hanya jadi aplikasi di HP, tapi tidak pernah dibuka. Lebih baik buka Qur’an daripada buka status mantan.”

Pesan ini mengingatkan kita semua untuk lebih memprioritaskan waktu bersama Al-Qur’an, bukan sekadar menunggu waktu luang, tetapi meluangkan waktu khusus untuknya.

Sedikit tapi istiqamah lebih berharga daripada banyak tapi hanya sesekali.



Untuk mendukung dakwah Madarif Institute silahkan berikan infaq terbaik melalui rekening: 7314673349 (BSI) a.n YYS MADARIF INSPIRASI INDONESIA